GROUND WATER TANK (GWT) SISTEM PENANGANAN BANJIR SETEMPAT SEKOLAH ISLAM TERPADU TERKEMUKA DI KOTA BANDUNG

Selamat beraktivitas MITRA KGK yang budiman. Baru baru ini kami mendapatkan klien Sekolah Islam Terpadu (SIT) terkemuka di Kabupaten bandung. Dimana area sekolah tersebut mempunyai masalah BANJIR dikarenkana lokasi site lebih rendah dari area permukaan sekitarnya, dan lagi Area saite tersbut dikelilingi Sawah dan fasilitas Publik yang pembangunanya relative baru, sehingga mereka meninggikan elevasi sitenya menjadi ebih tinggi sehingga Area klien kami elevasinya menjadi lebih rendah dibanding area sekitar, belum lagi aktivitas pengurugan lahan sekitar yang akan dijadikan area pemukinam dan area komersial estate

Langkah langkah yang kami lakukan adalah  menghitung kapasitas volume debit air yang masuk ke area site, menentukan jenis  penampungan air, memilih material apa yang akan digunakan dalam mermbuat penampungan air, Menentukan lokasi buangan air hujan ke luar area site, menghitung dan menentukan kapasitas POMPA yang akan digunakan

Definisi

Sebelumnya saya akan memaparkan terlebih dahulu apa itu Ground water tank (GWT) dan bagaimana fungsinya dalam penanganan banjir. Ground water Tank, atau tanki air bawah tanah, adalah sebuah wadah penampungan air yang dirancang untuk ditempatkan di bawah permukaan tanah. Fungsinya adalah untuk menyimpan air besih, baik untuk kepentingan rumah tangga, industry, maupun pemadam kebakaran, ataupun sebagai penampungan air hujan (panen air hujan). Ground water tank biasanya dibuat dari beton bertulang atau fiberglass, dan dirancang agar tahan terhadap tekanan tanah, dalam hal ini kami menggunakan Ground water tank sebagai penampung air hujan yang menyebabkan banjir

Menghitung Volume Debit Air hujan

Data Lapangan

LUAS PERMUKAAN DATAR 6.912 M2

ASUMSI CURAH HUJAN MAKSIMAL (SANGAT LEBAT) DARI DATA BMKG* 20 MM/ jam/ M2

ASUMSI CURAH HUJAN SANGAT LEBAT 25mm/JAM, artinya dalam waktu SATU jam, memiliki tinggi AIR 25mm pada luas permukaan 1M persegi atau 25 Liter AIR hujan /Meter persegi

Maka bisa di hitung

Debit air hujan dalam 1 jam                 = 6.192 x25 Liter = 154.800 Liter/ Jam      

Memlih dan Menentukan Kapasitas Ground Tank

  1. Materail Fiberglass

KAPASITAS GROUND TANK  MINIMUN PABRIKASI 30.000 LITER

b. Material beton Bertulang

Menghtung Kapasitas Pompa

VOLUME AIR HUJAN 154.800 Liter/ Jam

VOLUME GROUND TANK TERSEDIA 30.000 LITER

MAKA BISA DIHITUNG                           = 154.800/30.000

= 5.16 KALI

Kapasitas buangan pompa harus 5.16 kali volume graound tank

MAKA DIBUTUHKAN POMPA DENGAN KAPASITAS 500-1000 liter/menit

Share artikel ini...

WhatsApp
Facebook
Telegram
Twitter
LinkedIn
Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kami tidak hanya menyediakan layanan arsitektur dan konstruksi, melainkan sebuah kemitraan yang menghargai impian dan keinginan Anda.

Hubungi Kami

admin@karsagriyakostruksi.com

Alamat Kami

Jl. Cibolerang No.116A Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay

Kota Bandung – 40224

Copyright © 2023 Karsagriyakonstruksi